DPRD DKI Jakarta Dorong Penguatan Peran Komite Sekolah

GD.ID, Jakarta-DPRD DKI Jakarta mendorong penguatan peran komite sekolah sebagai bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan.

Demikian ungkap Ketua Komisi E Muhammad Subki ketika menerima audiensi Asosiasi Komite Sekolah Nusantara (AKSN) di Gedung DPRD DKI Jakarta.

AKSN menyampaikan aspirasi. Berharap dukungan dan fasilitasi dari pemerintah melalui dinas terkait guna menunjang pelaksanaan tugas komite sekolah.

Subki menyambut baik aspirasi tersebut. Keberadaan komite sekolah memiliki posisi penting membantu sekolah dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan pendidikan.

“Ada banyak harapan yang disampaikan, salah satunya tentunya teman-teman dibantu, difasilitasi oleh dinas dan pemerintah,” ujar Subki.

Ia menyebut, aspirasi tersebut merupakan gagasan yang baik. Komunikasi akan berlanjut dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“Tentu ini kan gagasan yang baik ya. Kita akan sampaikan kepada dinas terkait,” kata Subki.

Keterlibatan komite sekolah juga butuh memastikan sekolah memiliki informasi yang lengkap dalam mengambil keputusan terkait program dan kegiatan.

Harapannya, komite sekolah menciptakan keseimbangan pelaksanaan program di satuan pendidikan. Baik sekolah negeri maupun swasta.

BACA JUGA  Dunia Musik Berduka, Bassist Legendaris God Bless Donny Fattah Meninggal Dunia

“Sekolah negeri, swasta juga perlu informasi yang lengkap,” ungkap Subki.

Selain mendukung program sekolah, lanjut dia, komite sekolah dapat membantu pengawasan terhadap berbagai kegiatan oleh satuan pendidikan.

Keberadaan komite sekolah, harap dia, membantu pelaksanaan program pendidikan agar berjalan lebih lancar. Sekaligus memperkuat fungsi pengawasan.

Ia menegaskan, penguatan peran komite sekolah pada akhirnya menjadi bagian dari upaya melengkapi ekosistem pendidikan. Keterlibatan seluruh unsur mendukung pembinaan generasi penerus bangsa.

“Buat kita tentu ini melengkapi ya, melengkapi instrumen institusi pendidikan,” tegas Subki.

Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah. Butuh keterlibatan orangtua dan masyarakat.

“Supaya semuanya bergerak dari sisi orangtua, masyarakat, guru, dam pemerintah,” kata Subki.

Ia berharap, sinergi seluruh unsur tersebut dapat memberikan kontribusi dalam membentuk generasi yang unggul dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Semua bergerak untuk melakukan pembinaan terhadap generasi bangsa,” pungkas Subki.

(Nurkhasanah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP