Jakarta, iTodayNews.id – Industri perfilman tanah air memasuki babak baru yang bersejarah. Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), Riefian Fajarsyah—yang akrab disapa Ifan Seventeen—bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan rencana pembangunan bioskop milik negara pertama yang diberi nama Sinewara.
Bioskop perdana ini direncanakan akan dibangun di kawasan Otista, Jakarta Timur, tepat di atas lahan milik PFN. Langkah ambisius ini diproyeksikan menjadi pilot project (proyek percontohan) bagi pengembangan jaringan bioskop pemerintah di seluruh penjuru Indonesia.
Solusi Distribusi dan Dukungan Film Lokal
Ifan Seventeen menjelaskan bahwa kehadiran Sinewara merupakan jawaban atas keresahan sineas lokal mengenai keterbatasan layar. Tujuan utama dari pembangunan ini adalah memastikan film karya anak bangsa mendapatkan jadwal tayang yang lebih banyak dan tidak kalah bersaing dengan dominasi film luar negeri.
Selain itu, proyek ini memiliki misi sosial yang kuat:
1. Pemerataan Akses:Memberikan kesempatan bagi warga di kota kecil maupun daerah terpencil untuk menikmati hiburan bioskop yang berkualitas.
2.Peluang Produser Lokal: Membuka pintu lebih lebar bagi produser film lokal untuk mendistribusikan karya mereka ke layar lebar.
3.Skema Kerja Sama: Memungkinkan daerah lain untuk membangun fasilitas serupa melalui skema kerja sama strategis dengan pemerintah.
Dukungan Penuh dari Sineas Indonesia
Rencana besar ini disambut hangat oleh berbagai elemen industri film. Ardian S Perkasa, selaku Ketua Umum Asosiasi Sineas Sutradara Film dan Televisi Indonesia (SSFTI) sekaligus Ketua Umum Persatuan Insan Film Bersatu (PIFB), menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif tersebut.
Kami sangat mendukung dan mendoakan agar pembangunan bioskop SINEWARA ini dapat berjalan lancar. Ini adalah harapan baru bagi ekosistem perfilman kita, di mana distribusi film lokal bisa lebih luas dan akses masyarakat untuk menonton film Indonesia semakin mudah,” ujar Ardian S Perkasa yang juga sebagai insan creative pembuat film ( Sutradara – Penulis Skenario)
Momentum Kebangkitan Film Nasional
Pembangunan Sinewara dirasa sangat tepat waktu mengingat industri film Indonesia tengah berada dalam tren positif atau “naik daun”. PFN berkomitmen untuk terus mendorong aksesibilitas dan distribusi agar pertumbuhan layar bioskop berbanding lurus dengan produktivitas para sineas.
Dengan hadirnya Sinewara, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem industri kreatif yang mandiri, berdaulat, dan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Jaya dan maju perfilman di negeri nya sendiri tanah air Indonesia tercinta. Dan menjaga marwah nya, serta menjadi sebuah film yang kaya budaya pariwisata religi edukasi, sehingga menjadi film terbaik sepanjang masa mewarisi anak cucu regenerasi.(Hendriyawan)






