Bogor, iTodayNews.id – Hujan deras tidak menyurutkan semangat para alumni SMAN 2 Cibinong, khususnya Geng Bolmers Alumni Angkatan 7 Smavo Tahun 2002, untuk terus menjaga tali silaturahmi dan kekompakan.
Pertemuan penuh keakraban tersebut berlangsung di kawasan Pajeleran, Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor, tepatnya di kediaman Bu Tammy, salah satu alumni. Meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut, para alumni tetap hadir dan mengikuti kegiatan hingga selesai.
Geng Bolmers dalam pertemuan tersebut terdiri dari Umar, Tammy, Ira, Ayya, Sumi, dan Diar. Sementara dua anggota lainnya, yakni Tiwi dan Amel, berhalangan hadir.
Suasana pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban. Canda tawa serta cerita nostalgia masa-masa sekolah kembali mewarnai pertemuan setelah masing-masing alumni menjalani kesibukan dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya menjadi ajang temu kangen, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai bentuk dukungan terhadap usaha sesama alumni. Salah satu anggota turut memperkenalkan sekaligus menjajakan produk butik miliknya, mulai dari baju daster hingga gamis.

Bagi Geng Bolmers, silaturahmi bukan sekadar berkumpul dan bernostalgia. Pertemuan tersebut juga menjadi wadah untuk saling memberikan dukungan, baik dalam bidang usaha maupun kegiatan sosial.
Dalam kesempatan itu, para alumni juga membahas agenda kebersamaan berikutnya. Mereka sepakat merencanakan outing bersama ke kawasan Puncak dalam beberapa bulan mendatang.
Rencana tersebut diharapkan dapat semakin mempererat rasa kekeluargaan dan kebersamaan di antara para alumni SMAN 2 Cibinong, khususnya Alumni Angkatan 7 Smavo Tahun 2002.
“Walaupun hujan deras, alhamdulillah silaturahmi tetap berjalan. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan ke depannya semakin banyak teman-teman alumni yang bisa ikut berkumpul,” ujar salah satu peserta.
Pertemuan sederhana tersebut ditutup dengan semangat untuk terus menjaga komunikasi, kekompakan, dan persaudaraan Geng Bolmers, sekaligus mempersiapkan agenda kebersamaan berikutnya di kawasan Puncak.(Hendriyawan)






