Namu Balai Kota Disambut Antusias Warga

Itodaynews, Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan Namu Balai Kota sebagai ruang edukasi, rekreasi, sekaligus pelayanan publik yang terbuka bagi masyarakat. Program yang digagas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ini memberikan kesempatan kepada warga untuk mengenal lebih dekat lingkungan dan aktivitas di kompleks Balai Kota Jakarta.

Uji coba Namu Balai Kota digelar pada Sabtu (3/10/2026) dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sekitar 300 warga hadir dalam pelaksanaan perdana tersebut. Saat program berjalan penuh, jumlah pengunjung ditargetkan mencapai sekitar 400 orang setiap pelaksanaan. Namu Balai Kota selanjutnya akan dibuka secara rutin setiap dua minggu sekali pada Sabtu, pukul 08.00-17.30 WIB.

Gubernur Pramono mengapresiasi tingginya minat masyarakat pada pelaksanaan uji coba. Bahkan, tingginya jumlah pengunjung membuat panitia harus menyesuaikan sistem kunjungan di lapangan.

“Alhamdulillah antusiasmenya tinggi sekali. Kan kita sampai ganti shift-shift sebenarnya. Tetapi karena antusiasmenya yang di luar dugaan sehingga kemudian antreannya menjadi panjang. Tetapi prinsipnya adalah karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi,” ujarnya di Jakarta, Minggu (4/10). “Kami akan secara rutin membuka itu supaya warga Jakarta yang ingin tahu tentang Balai Kota dan seluruh isinya kami persilakan.”

BACA JUGA  Rancangan APBD 2027 Diusulkan Rp 82,89 Triliun

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan Namu Balai Kota berangkat dari keinginan Gubernur agar Balai Kota menjadi ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat. Melalui program tersebut, warga, terutama anak-anak dan pelajar, dapat melihat secara langsung bagaimana pemerintahan Jakarta bekerja.

“Ini adalah ide Bapak Gubernur yang ingin Balai Kota menjadi tempat terbuka bagi warganya. Kami ingin warga Jakarta, khususnya anak-anak sekolah, bisa melihat langsung bagaimana Pemprov DKI Jakarta bekerja, sehingga tumbuh rasa bangga dan cita-cita besar untuk kota ini,” ujar Suharini.

Namu Balai Kota dikembangkan melalui kolaborasi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta bersama Jakarta City Branding (JCB), dengan dukungan Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta serta perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Program ini menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat dinikmati masyarakat. Pengunjung dapat mengikuti Paket Tur Balai Kota yang dipandu Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DKI Jakarta, menonton karya film melalui Jakarta Cinema Experience (Nonton Pilem), serta mengikuti edukasi jurnalistik anak melalui Kids on Air (Reporter Cilik). Selain itu, tersedia Mini Mall Pelayanan Publik, Community Playground untuk aktivitas komunitas, serta panggung hiburan musik dan bazar kuliner.

BACA JUGA  BRI Lakukan Kunjungan Rutin Mitra Agen BRILink di Kabupaten Tangerang untuk Pastikan Layanan Optimal

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan kehadiran Namu Balai Kota diharapkan dapat menghadirkan cara baru bagi masyarakat untuk mengenal Balai Kota.

“Prinsipnya, warga bukan sekadar tamu, melainkan owner dari Balai Kota ini. Kami ingin anak muda dan berbagai komunitas bisa hadir untuk berkumpul, berkarya, dan merasa makin dekat dengan pemerintahannya,” ujarnya.

Selain menjadi ruang edukasi dan rekreasi, Namu Balai Kota menghadirkan layanan publik melalui Mini Mall Pelayanan Publik. Masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan, antara lain perpanjangan paspor, SIM Keliling, Samsat Keliling, serta layanan administrasi kependudukan.

Untuk mengikuti sejumlah kegiatan utama, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara gratis. Komunitas dan lembaga dapat berpartisipasi melalui undangan resmi, sedangkan masyarakat umum dapat mendaftar secara mandiri melalui laman Smart City Jakarta dan aplikasi JAKI.

Setelah pendaftaran berhasil, pengunjung akan menerima konfirmasi melalui email beserta pengingat jadwal kunjungan. Reservasi menjadi akses utama untuk mengikuti Paket Tur Balai Kota, Nonton Pilem, dan Reporter Cilik.

Adapun masyarakat yang datang tanpa melakukan pendaftaran tetap dapat menikmati sejumlah kegiatan, seperti layanan Mini Mall Pelayanan Publik, aktivitas komunitas di Community Playground, pertunjukan musik, dan bazar kuliner.

BACA JUGA  Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Gelar Dialog Publik Bahas Potensi Kriminalisasi dalam KUHP Baru terhadap Kelompok Perempuan Rentan

Informasi mengenai jadwal kegiatan dan perkembangan Namu Balai Kota dapat diakses melalui laman resmi Smart City Jakarta, serta akun Instagram dan TikTok @namu.balaikota. Masyarakat juga dapat menghubungi email resmi namu.balaikota@jsclab.id.

Masyarakat menyambut baik Namu Balai Kota. Fakhri Faizullah, salah satu peserta mengaku sangat senang bisa melihat dari dekat beragam fasilitas yang ada di Balai Kota. Ia berharap banyak warga Jakarta, khususnya generasi muda, yang mengikuti program ini.

“Ternyata fasilitasnya lebih bagus daripada yang ditayangkan di TV. Kita juga bisa melihat foto gubernur-gubernur Jakarta terdahulu. Asyik banget pokoknya,” tutur Fakhkri.

(Nurkhasanah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP