DPP KNPI Tegas Bersih-Bersih Internal: Ilyas Indra dan Saad Lubis Resmi Diberhentikan

DPP KNPI Tegas Bersih-Bersih Internal: Ilyas Indra dan Saad Lubis Resmi Diberhentikan.

JAKARTA, iTodayNews.ID — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengambil langkah tegas untuk memperkuat soliditas organisasi. Melalui rapat harian yang digelar baru-baru ini, DPP KNPI secara resmi mengumumkan pemberhentian dua pengurus, yakni Dr. Ilyas Indra dan Saad Budiman Lubis, akibat tindakan yang dinilai melampaui kewenangan organisasi.

Rapat harian tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI, Dr. H. Ali Hanafiah, yang kembali menegaskan legitimasi kepemimpinannya berdasarkan hasil Kongres XVII KNPI yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2024 di Hotel Le Dian, Serang, Banten.

Dalam arahannya, Ali Hanafiah menekankan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk mengokohkan barisan kepengurusan di bawah kepemimpinan yang sah sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI. Ia mengingatkan seluruh pengurus agar menjalankan roda organisasi secara tertib, profesional, dan bertanggung jawab.

“KNPI bukan organisasi yang dijalankan secara ugal-ugalan atau sekadar main-main. Setiap keputusan harus berlandaskan aturan dan etika organisasi, karena menyangkut marwah serta harga diri seluruh pengurus,” tegas Ali Hanafiah.

BACA JUGA  CWIG Desak Pemerintah Blokir Situs PT BAT Instrumen Bank Internasional. Terkuak Kronologi Dugaan Penipuan Rp16 Miliar oleh Sindikat Datok Sulaiman

Keputusan pemberhentian terhadap Dr. Ilyas Indra, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI), serta Saad Budiman Lubis selaku Ketua Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan (OKK), diambil dalam sidang pleno. Keduanya dinilai telah melewati batas kewenangan, khususnya terkait pengaturan Musyawarah Daerah (Musda) lanjutan yang dilakukan tanpa sepengetahuan Ketua Umum, hingga penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya.

Sebagai langkah penyegaran organisasi, DPP KNPI kemudian menetapkan Rani Fadh A Rafiq sebagai Ketua MPI yang baru dan Ahmad Jayani sebagai Ketua OKK yang baru. Pergantian ini diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi sekaligus menjaga stabilitas internal KNPI.

Para pengurus yang hadir dalam rapat menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan tersebut dan menegaskan komitmen untuk tetap solid di bawah kepemimpinan Dr. H. Ali Hanafiah. Mereka juga menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk upaya yang berpotensi memecah belah organisasi kepemudaan nasional itu.

“Kami di sini bersama pemuda Indonesia. Tujuan kami jelas, membangun dan memberdayakan pemuda. Kami akan melawan siapa pun yang mencoba memecah belah KNPI,” ujar salah satu pengurus DPP KNPI.

BACA JUGA  Insiden Ledakan di Masjid SMA Negeri 72 Komplek Kodamar

Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk konsistensi DPP KNPI dalam menjaga arah perjuangan organisasi, agar tetap fokus pada pemberdayaan pemuda serta berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa di tengah dinamika internal yang kerap terjadi di tubuh organisasi kepemudaan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP