Hukum  

Urban Farming cara sederhana yang efektif tentang ketahanan pangan dan pentingnya menjaga lingkungan perkotaan

ITODAYNEWS.ID – Dalam upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan membangun kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan, siswa siswi SDN Warakas 03 Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara menggelar kegiatan Urban Farming. Kegiatan ini berlangsung di halaman sekolah, tepatnya di lapangan sebelah kelas, dan melibatkan banyak murid dengan pendampingan dari beberapa guru.

Urban Farming ini bertujuan untuk mengajarkan para siswa tentang bercocok tanam, menjaga kelestarian lingkungan, serta pentingnya memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menghasilkan tanaman yang bermanfaat. Beragam jenis tanaman ditanam dalam kegiatan ini, mulai dari sayuran seperti bayam dan kangkung, buah-buahan seperti tomat dan cabai, hingga bunga yang memperindah lingkungan sekolah.

Urban Farming bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi juga memiliki banyak manfaat, baik dari sisi pendidikan, lingkungan, maupun kesehatan. Dengan menanam sendiri, siswa dapat memahami proses pertumbuhan tanaman, mulai dari penyemaian bibit, perawatan, hingga panen. Selain itu, kegiatan ini juga melatih mereka untuk lebih sabar, telaten, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.

BACA JUGA  Sambang Warga RW 04, Bhabinkamtibmas Galur Perkuat Komunikasi dan Kamtibmas di Lingkungan Masyarakat

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para siswa, mereka dengan semangat bekerja sama dalam menggali tanah, menanam bibit, dan menyiram tanaman. Beberapa siswa bahkan menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin, sehingga lingkungan sekolah semakin hijau dan asri.

Kepala Sekolah SDN Warakas 03, Imelda, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukasi yang tinggi. “Urban Farming adalah cara sederhana namun efektif untuk mengajarkan siswa tentang ketahanan pangan dan pentingnya menjaga lingkungan di wilayah perkotaan. Kami ingin membangun kesadaran bahwa sekecil apa pun usaha kita, jika dilakukan bersama-sama, akan membawa dampak besar,” ujarnya.

Dengan adanya Urban Farming ini, Imelda berharap dapat terus mengembangkan program pertanian perkotaan ini sebagai bagian dari pembelajaran lingkungan yang berkelanjutan. kedepan, sekolah berencana untuk memperluas area tanam serta menambah variasi tanaman yang lebih banyak dan bermanfaat bagi warga sekolah.

Kasie SD Sudin Pendidikan JU 1, Muriyah mengatakan “SDN Warakas 03 adalah sekolah Adiwiyata Kota, hal yang dilakukan sudah merupakan implementasi dari Sekolah Adiwiyata dan juga program percepatan Dinas untuk Urban Farming, sekolah bersih dan menjalankan ketahanan pangan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Sinergi Polisi dan Warga, Patroli Sambang Dini Hari Polsek Kemayoran Jaga Kondusifitas Serdang

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi siswa untuk mulai bercocok tanam di rumah masing-masing, sehingga semakin banyak yang memahami pentingnya menjaga lingkungan dan mengembangkan kemandirian pangan.

Dengan semangat “Menanam adalah Ibadah”, SDN Warakas 03 membuktikan bahwa peduli terhadap lingkungan bisa dimulai dari hal kecil, seperti menanam sayuran dan bunga di halaman sekolah. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi semua.

(*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP