Hukum  

Kelurahan Kalibaru Gelar Kerja Bakti Jaga Jakarta Pasca Banjir

Jakarta Utara, iTodayNews.id — Pemerintah Kelurahan Kalibaru menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan sampah dan lumpur pascabanjir yang sempat menggenangi sejumlah wilayah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Jaga Jakarta untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir susulan.

Kerja bakti dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparatur kelurahan, warga dari beberapa RW, hingga dukungan lintas instansi. Pembersihan difokuskan pada saluran air dan jalur yang bermuara ke laut, yang sebelumnya dipenuhi sampah akibat banjir dan pasang air laut.

Lurah Kalibaru, Sukarmin, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan aliran air kembali lancar, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan kolam retensi dan kawasan pesisir.

“Ya, hari ini kita melaksanakan kerja bakti dalam rangka Jaga Jakarta. Dari beberapa RW yang aliran airnya menuju ke laut memang banyak sampah, alhamdulillah sekarang sudah mulai lancar,” ujar Sukarmin di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, genangan air kerap terjadi ketika hujan turun bersamaan dengan pasang air laut. Kondisi tersebut menyebabkan air tertahan, terutama di area kolam retensi yang berbatasan langsung dengan wilayah kelurahan.

BACA JUGA  Polda Metro Bongkar Modus Kirim Ganja Pakai Paket Online, Sita 2,3 Kg Barang Bukti

Dalam kegiatan tersebut, Kelurahan Kalibaru juga mendapat dukungan dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), unsur Pemerintah Kota Jakarta Utara, serta komunitas OBB. Selain itu, keterlibatan warga yang telah menetap di wilayah tersebut selama bertahun-tahun turut membangkitkan semangat kebersamaan.

“Kehadiran berbagai pihak ini sangat membantu dan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong. Teman-teman juga bisa langsung merasakan bagaimana kondisi dan tantangan wilayah Kalibaru,” tambahnya.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, Pemerintah Kelurahan Kalibaru berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga risiko banjir dapat diminimalkan dan lingkungan tetap terjaga dengan baik.

(Hendriyawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP