Itodaynews, Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memantau dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang saat ini berstatus Level 3 atau Siaga. Abu vulkanik dilaporkan telah menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.
Melalui video yang diunggah di akun resmi media sosialnya, Pramono Anung meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memprioritaskan aspek kesehatan serta keselamatan keluarga.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengimbau masyarakat tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan, terutama jika wilayahnya mulai terdampak abu vulkanik.
“Pemerintah Jakarta terus-menerus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, BMKG, dan instansi terkait. Seperti diketahui, saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Pramono menjelaskan bahwa arah sebaran abu vulkanik sangat dipengaruhi oleh kondisi angin. Oleh karena itu, pemantauan intensif terus dilakukan untuk melihat pergerakan abu yang kini telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta.
Untuk meminimalisir dampak kesehatan, Gubernur Pramono mengimbau warga melakukan langkah-langkah pencegahan yang disebut sebagai 5M:
1.Memakai masker atau alat pelindung diri lainnya, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
2.Menutup pintu dan jendela rumah dengan rapat.
3.Menutup sumber air agar tidak terkontaminasi abu vulkanik.
4. Membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya jika kondisi abu cukup pekat.
Membersihkan abu dengan membasahinya terlebih dahulu agar partikel abu tidak terbang kembali ke udara.
Selain langkah pencegahan fisik, warga juga diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya (hoaks).
“Kami meminta warga Jakarta untuk memantau informasi dari kanal resmi Pemerintah Pusat, BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM, serta BPBD,” lanjutnya.
Masyarakat juga disarankan untuk segera mengunjungi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan atau masalah penglihatan yang memburuk akibat paparan abu.
“Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga. Mari bersama-sama jaga Jakarta dengan menjaga diri kita masing-masing,”terangnya.
(Nurkhasanah)






