Jakarta Utara, iTodayNews.id – 28 Juni 2026 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jakarta Utara menggelar kegiatan Pulang Basamo atau Family Gathering sebagai momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau di tengah kehidupan masyarakat perantauan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen IKM Jakarta Utara dalam mengedepankan peran strategis Bundo Kanduang sebagai Limpapeh Rumah Nan Gadang, sebuah filosofi luhur Minangkabau yang menggambarkan perempuan sebagai tiang penyangga utama keluarga dan penjaga kehormatan kaum.
Dalam falsafah Minangkabau, Limpapeh Rumah Nan Gadang bermakna “tiang tengah penopang rumah gadang”. Gelar tersebut menempatkan Bundo Kanduang sebagai sosok yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan keluarga, mewariskan nilai-nilai adat, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Apabila tiang penyangga itu rapuh, maka akan terganggu pula keharmonisan dan moral keluarga.
Ketua DPD IKM Jakarta Utara, Dt. Dhian Aulia (Dt. Rajo Majo Basa), menegaskan bahwa kegiatan Pulang Basamo bukan sekadar rekreasi bersama, tetapi juga menjadi wadah memperkuat rasa persaudaraan, kekompakan, dan kecintaan terhadap budaya Minangkabau.
“Peran Bundo Kanduang merupakan nilai utama yang terus kami kedepankan. Mereka adalah penjaga adat, pembina generasi, sekaligus perekat keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar IKM Jakarta Utara,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang IKM DPD Jakarta Utara, Bundo Widya, mengajak seluruh perempuan Minangkabau untuk terus menjaga marwah adat, memperkuat pendidikan karakter dalam keluarga, serta menjadi teladan bagi generasi muda agar nilai-nilai budaya tetap lestari di perantauan.
Prosesi pelepasan peserta Family Gathering berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Hadir melepas keberangkatan rombongan, Ade Glanter selaku OKK DPW IKM DKI Jakarta, Ketua DPC IKM Cilincing, serta Dt. Parhimpunan, yang memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Melalui Pulang Basamo ini, IKM Jakarta Utara berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian adat Minangkabau terus tumbuh di tengah masyarakat perantauan. Dengan menjadikan Bundo Kanduang sebagai pilar utama, organisasi optimistis mampu menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat kontribusi warga Minang dalam kehidupan sosial di Jakarta Utara.(Hendriyawan)






