Lebak, iTodayNews.ID – Polemik yang terjadi dalam acara halal bihalal Pemerintah Kabupaten Lebak di Pendopo Pemda terus menjadi sorotan publik. Menanggapi hal tersebut, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lebak, MY Sutrisna, memberikan pernyataan tegas sekaligus imbauan kepada semua pihak.
Sutrisna meminta agar masyarakat tidak memperkeruh suasana dan tetap mengedepankan sikap bijak dalam menyikapi dinamika yang terjadi antara Bupati dan Wakil Bupati Lebak.
“Jangan sampai opini publik berkembang liar tanpa dasar yang jelas. Kita harus tetap rasional, melihat persoalan secara utuh, dan tidak terprovokasi,” ujarnya.
Sebagai pimpinan organisasi kemasyarakatan besar di Lebak, Sutrisna menegaskan bahwa gaya komunikasi yang tegas dan lugas merupakan bagian dari kepemimpinan, namun tetap berada dalam koridor etika.
Ia juga menyoroti pentingnya hubungan harmonis antara kepala daerah dan wakilnya dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Bupati dan Wakil Bupati adalah satu kesatuan kepemimpinan. Mereka harus berjalan beriringan, kolektif, dan kolegial. Itu amanat undang-undang,” tegasnya.
Menurutnya, jika terjadi ketidakharmonisan di tingkat pimpinan, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Rakyat membutuhkan pemimpin yang fokus bekerja, bukan yang sibuk dengan persoalan pribadi. Stabilitas kepemimpinan itu sangat penting,” tambahnya.
Sutrisna juga mengingatkan kembali dasar hukum yang mengatur tugas kepala daerah, yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 junto Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015, khususnya pada Pasal 65 dan 66.
Dalam aturan tersebut, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketenteraman, ketertiban, serta memastikan jalannya pemerintahan yang efektif.
Meski demikian, ia tetap memberikan pandangan yang lebih humanis terhadap situasi yang terjadi.
“Kita juga harus melihat dari sisi kemanusiaan. Mungkin ada perasaan yang muncul secara pribadi, namun saya yakin Wakil Bupati adalah sosok yang dewasa dan mampu menyikapi ini dengan bijaksana,” ujarnya.
Ia pun berharap ke depan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak dapat kembali fokus menjalankan tugas utama mereka, yaitu melayani masyarakat.
“Harapan saya sederhana, mari kita semua kembali ke tujuan utama, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lebak,” pungkasnya.






