Seorang Ibu Kecewa Atas Perlakuan Majelis Taklim di Bendungan Melayu Jakarta Utara

Jakarta, iTodayNews.id — 01 Februari 2026 Seorang ibu berinisial L menyampaikan kekecewaannya terhadap perlakuan yang diterimanya dari salah satu majelis taklim ibu-ibu di wilayah Bendungan Melayu RT 10 Jakarta Utara. Kekecewaan tersebut muncul saat kegiatan penutupan pengajian mingguan yang digelar di rumah salah satu anggota majelis taklim setempat.

Menurut penuturan ibu L, dirinya ditempatkan di posisi terpisah dan tidak disatukan dengan jamaah lain yang mengenakan seragam pengajian. Perlakuan tersebut diduga terjadi karena ibu L tidak mengenakan seragam pengajian yang ditetapkan oleh majelis taklim.

Ibu L mengaku merasa tersisih dan diperlakukan tidak adil, mengingat kegiatan pengajian seharusnya menjadi wadah kebersamaan, silaturahmi, serta mempererat ukhuwah antar sesama jamaah tanpa membedakan latar belakang maupun atribut yang dikenakan.

“Pengajian itu niatnya ibadah dan mencari ilmu, bukan ajang pembeda antara yang punya seragam dan yang tidak,” ujar ibu L dengan nada kecewa.

Ia berharap ke depan, pengurus dan anggota majelis taklim dapat lebih mengutamakan nilai kebersamaan, toleransi, dan keikhlasan, serta tidak menjadikan atribut atau seragam sebagai tolak ukur dalam mengikuti kegiatan keagamaan.

BACA JUGA  SPSL Catat Kinerja Positif TJSL 2025, Sentuh Lingkungan, Pendidikan, dan Ekonomi

Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, mengingat majelis taklim selama ini dikenal sebagai sarana pembinaan keimanan dan kebersamaan masyarakat, khususnya kaum ibu di lingkungan tersebut.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP